Skip to main content

Tugas 9 Komputasi Bergerak 8B

 Set instruksi adalah kumpulan perintah atau tindakan yang dimengerti oleh unit pemrosesan pusat (CPU) suatu komputer. Set instruksi dapat ditulis dalam beberapa format, termasuk kode mesin (biner), kode assembly (simbolik), atau bahasa pemrograman tingkat tinggi. Setiap instuksi dalam set instruksi terdiri dari beberapa elemen, seperti operation code, referensi operan sumber dan hasil, serta referensi instruksi berikutnya.

Elemen - elemen instruksi dalam set instruksi meliputi :

  1. Operation code (opcode) : Kode operasi yang menentukan tindakan yang harus dilakukan oleh CPU, seperti penjumlahan, pengurangan, pemindahan data, atau pengendalian aliran program. 
  2. Referensi operan sumber (source operand reference) : Menunjukkan sumber data atau nilai yang akan digunakan dalam operasi tersebut, seperti main memory (memori utama), register CPU, atau perangkat I/O (input/output).
  3. Referensi operan hasil (result operand reference) : Menunjukkan lokasi tempat hasil operasi akan disimpan, seperti main memory atau register CPU.
  4. Referensi instruksi berikutnya (next instruction reference) : Menunjukkan alamat instruksi berikutnya yang akan dieksekusi setelah instruksi saat ini.

Setiap instruksi dalam set instruksi juga memiliki penyajian yang berbeda, termasuk dalam bentuk kode mesin dengan pola bit tertentu dan penyajian simbolik untuk konsumsi oleh para pemrogram. Operand juga dapat disajikan secara simbolik, yang memudahkan pemrogram dalam menulis kode instruksi.

Jenis - jenis instruksi dalam set instruksi mencakup : 

  1. Data processing : Instruksi untuk melakukan operasi aritmatika, logika, dan pemrosesan data lainnya.
  2. Data storage : Instruksi untuk memindahkan data antara memori utama dan register CPU.
  3. Data movement : Instruksi untuk memindahkan data antara register CPU.
  4. Program flow control : Instruksi untuk mengendalikan aliran eksekusi program, seperti instruksi percabangan (branching) dan instruksi pengulangan (looping).

Setiap instruksi dalam set instruksi dapat memiliki jumlah address yang berbeda, termasuk 3 address, 2 address, 1 address, zero address, atau menggunakan banyak address. Jumlah address yang digunakan oleh instruksi tergantung pada arsitektur komputer tertentu dan desain set instruksi.

Pertimbangan perancangan dalam set instruksi mencakup operasi yang didukung, jenis data yang dapat ditangani, format instruksi, penggunaan register, mode addressing, serta perbedaan antara arsitektur Reduced Instruction Set Computer (RISC) dan Complex Instruction Set Computer (CISC).

Operand dalam set instruksi dapat berupa alamat (address), angka (number), karakter (character), atau data logika (logical data), tergantung pada jenis instruksi dan operasi yang dilakukan.

Tipe data dalam set instruksi dapat bervariasi, seperti byte 8 bit, word 16 bit, double word 32 bit, quad word 64 bit, atau menggunakan unit 8 bit. Penentuan ukuran data tergantung pada arsitektur komputer tertentu dan format instruksi yang digunakan.

Beberapa tipe data spesifik dalam set instruksi mencakup data umum (general), data integer, data original, packed BCD (Binary Coded Decimal), unpacked BCD, pointer dekat (Near Pointer), bit field, string byte, dan floating point.

Dalam rangkuman tersebut, telah dijelaskan tentang set instruksi, elemen-elemen instruksi, penyajian instruksi, jenis-jenis, jumlah address, pertimbangan perancangan, jenis operand, tipe data, dan tipe data spesifik dalam konteks set instruksi komputer.

Comments

Popular posts from this blog

Pengembangan Aplikasi Bergerak

 Tugas 6 - Komputasi Bergerak Pengembangan Aplikasi Bergerak Pengembangan aplikasi bergerak melibatkan beberapa tahapan, dimulai dari analisis kebutuhan, pembuatan rencana pengembangan, pembuatan prototipe, pengembangan aplikasi penuh, dan pengujian. Selama proses pengembangan, pengembangan harus memperhatikan kebutuhan pengguna, desain tampilan dan fungsionalitas aplikasi, berbagai platform dan perangkat yang digunakan, serta masalah keamanan dan privasi pengguna. Pengembangan aplikasi bergerak biasanya melibatkan beberapa tahapan. Tahapan awal adalah analisis kebutuhan, dimana tim pengembang harus mengumpulkan informasi tentang tujuan dan kebutuhan pengguna. Setelah itu, tim pengembang akan membuat rencana pengembangan, yang mencakup rancangan tampilan, fitur, dan fungsionalitas aplikasi. Tahap selanjutnya adalah pembuatan prototipe, dimana tim pengembang membuat versi awal aplikasi untuk pengujian dan validasi. Setelah itu, aplikasi akan dikembangkan secara penuh, dan diikuti de...

Cara Installasi Windows 7

Cara Installasi Windows 7 Haiii,, Halooooo, saya akan share ilmu tentang Cara Install Ulang Windows 7 Lengkap+Gambar , dalam hal install windows ini masih banyak yang tidak mengetahui caranya, tapi kalau bagi siswa SMK yang mengambil jurusan komputer rata-rata bisa menginstall ulang komputer/laptop nya sendiri, bagi kamu yang belum bisa, ayo ikuti langkah2 menginstall ulang windows 7 dibawah ini. gampang kok :D Pastikan kalo kita udah backup drivernya, agar setelah install gak perlu download lagi, bagi yang belum. Jangan lupa juga copy file penting yang di Local C ke Local D, karena saat kita format, file yang di desktop, my document dan download akan hilang , karena termasuk dalam Local C. Sebelum install windows 7, tentu saja kamu harus punya DVD Windows 7 yang masih baik kondisi nya, kalau udah rusak, buang saja , hihi, jika ada file windows iso, burn aja ke DVD. Oke, langsung aja Masukan DVD Windows 7 , lalu setting Bios agar boot ke CDROM. Jika sudah, akan ada tul...

Pengertian, Fungsi Port dan Port Yang Biasa Digunakan Pada Jaringan Komputer - Port Number

Pengertian, Fungsi Port dan Port Yang Biasa Digunakan Pada Jaringan Komputer - Port Number Pengertian Port Pada Jaringan Komputer Port adalah sebuah aplikasi spesifik atau bisa juga disebut proses software spesifik pada komputer / komputer host yang menjalankan layanan atau service untuk komunikasi di dalam jaringan komputer. Port juga bisa diartikan sebagai sebuah mekanisme yang memungkinkan komputer mendapatkan izin untuk mendukung beberapa sesi koneksi dalam jaringan komputer dan program-program yang terhubung jaringan. Port akan mengidentifikasi aplikasi dan service yang menggunakan koneksi didalam protocol TCP/IP sehingga port juga dapat mengidentifikasi sebuah proses tertentu.     Fungsi Port Pada Jaringan Komputer Port berfungsi untuk mengizinkan sebuah komputer untuk mendukung beberapa sesi koneksi dengan komputer lainnya dan beberapa program didalam jaringan komputer. Port dapat dikenali dengan angka 16-bit (dua byte) yang dise...